Kamis, 17 November 2016

Pengertian Wirausaha dan Kewirausahaan

1. Wirausaha

pengertian wirausaha:
Wirausaha adalah seorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengarahkan segala sumber daya dan upaya meliputi kepandaian mengenai produk baru,menentukan cara produksi baru,menyusun oprasi untuk pengadaan produk baru,memasarkan,serta mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi.

2. Kewirausahaan

pengertian kewirausahaan :
Kewirausahaan adalah kemampuan seorang manajer resiko dalam mengoptimalkan segala sumber daya yang ada,baik itu materil,intelektual,waktu dan kemampuan kreativitasnya untuk menghasilkan suatu produk atau suatu usaha yang berguna bagi dirinya maupun orang lain.


MOTIF MENJADI WIRAUSAHA 
Ada beberapa alasan seseorang berwirausaha menurut Wirasasmita (1994) yakni : 
  1. Alasan keuangan, yaitu untuk mencari nafkah, untuk menjadi kaya, untuk mencari pendapatan tambahan, sebaagai jaminan stabilitas keuangan. 
  2. Alasan social yaitu memperoleh gengsi/status, untuk dapat dikenal dan dihormati, untuk menjadi panutan, agar dapat bertemu dengan orang banyak. 
  3. Alasan pelayanan, yaitu memberi pekerjaan kepada masyarakat, membantu anak yatim, membahagiakan orang tua, demi masa depan keluarga 
  4. Alasan memenuhi diri, untuk menjadi atasan/mandiri, untuk mencapai sesuatu yang di inginkan, untuk menghindari ketergantungan pada orang lain, agar lebih produktif dan untuk menggunakan kemampuan pribadi. 

PROSES KEWIRAUSAHAAN 
Menurut Srie Sulastri (2008) ,pengembangan kewirausahaan di awali dari proses sebagai berikut : 
  1. Proses Inovasi Faktor yang mendorong terjadinya inovasi,yaitu keinginan berprestasi, adanya sifat penasaran, keinginan menanggung resiko, dan pengalaman 
  2. Proses Pemicu Faktor yang mendorong seseorang terjun ke dunia bisnis yaitu adanya ketidakpuasan terhadap pekerjaan yang ada, terjadinya pemutusan hubungan kerja,keberanian menanggung resiko, dan komitmen yang tinggi terhadap bisnis 
  3. Proses Pelaksanaan  Faktor yang mendorong pelaksanaan dari sebuah bisnis yaitu kesiapan mental wirausaha secara total, adanya manager sebagai pelaksana kegiatan, dan adanya visi jauh kedepan untuk mencapai keberhasilan 
  4. Proses Pertumbuhan Proses pertumbuhan didorong factor organisasi,yaitu adanya tim yang kompak dalam menjalankan usaha, adanya strategi yang mantap, adanya struktur dan budaya organisasi yang baik dan adanya produk yang menjadi unggulan. 
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN WIRAUSAHA 
Faktor Penyebab Keberhasilan Wirausaha Menurut Hendro ( 2011 : 47-50 ) ada beberapa faktor yang menyebabkan wirausaha berhasil adalah : 
  1. Faktor Peluang 
  2. Faktor SDM 
  3. Faktor Keuangan 
  4. Faktor Organisasional
  5. Faktor Perencanaan 
  6. Faktor Pengelolaan usaha 
  7. Faktor Pemasaran dan Penjualan 
  8. Faktor Administrasi 
  9. Faktor Peraturan Pemerintah, Politik, Sosial, dan Budaya Lokal 
  10. Catatan Bisnis 
Faktor Penyebab Kegagalan Wirausaha Menurut Zimmerer (dalam Suryana, 2003:44-45) ada beberapa faktor yang menyebabkan wirausaha gagal dalam menjalankan usahanya : 
  1. Tidak kompeten dalam manajerial Tidak kompeten atautidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan factor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil 
  2. Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan Mengkoordinasikan, ketrampilan mengelola SDM, maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan. 
  3. Kurang dapat mengendalikan keuangan Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik factor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas. Yaitu mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat. 
  4. Gagal dalam perencanaan Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan. 
  5. Lokasi yang kurang memadai Lokasi usaha yang strategis merupakan factor yang menentukan keberhasilan usaha. Lokasi yang tidak strategis dapat mengakiatkan perusahaan sukar beroperasi karena kurang efisien. 
  6. Kurangnya pengawasan peralatan Pengawasan erat hubungannya dengan efisiensi dan efektifitas. Kurang pengawasan mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan efektif. 
  7. Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi labil dan gagal. Dengan sikap setengah hati,kemungkinan gagal menjadi besar. 
  8. Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan. Wirausaha yang kurang siap menghadapi dan melaksanakan perubahan,tidak akan menjadi wirausaha yang berhasil. Keberhasilan dalam berwirausaha hanya bisa diperoleh apabila berani mengadakan perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu. 
sumber : http://coretan-berkelas.blogspot.com/2014/02/pengertian-wirausaha-dan-kewirausahaan.html
sumber : http://soddis.blogspot.co.id/2015/04/karakteristik-kewirausahaan-dan.html
diakses pada : 17/11/2016 13.23

Tidak ada komentar:
Write komentar